September 8, 2017

I Q R A


Kalau aku membaca quran untuk kaya, sehat, senang, apakah aku akan tetap berprasangka baik jika Allah memberikan sakit, mengambil hartaku, suamiku, anakku, apakah aku akan bisa tabah menghadapi ujian yg tidak enak ?
Tiap malam jumat aku membaca surat al kahfi, tapi aku gagal paham hikmah dari cerita ashabul kahfi, aku gagal paham cerita nabi musa yang tidak sabar belajar ilmu hikmah dari nabi khidir, sehingga dengan mudah melabelkan pemimpin anu kafir, padahal ada kebenaran yang baru diungkap nanti, jika kita sabar

Padahal dengan jubah kasihNya, Allah mengajarkan kalbuku untuk peka membaca hikmah.
Kalau hidup hanya dipenuhi ego memaksa Tuhan selaras dengan nafsu keinginanku, bagaimana aku bisa peka membaca ayat ayat Allah yg tersebar di alam semesta yang Allah tunjukkan tiap detik? Bagaimana aku bisa peka pada kesusahan orang lain, karena mungkin Allah menunjuk aku untuk menjadi perpanjangan tanganNya.
I q r a, sesungguhnya Allah bicara pada kita melalui fakta-fakta yang Dia hadirkan dalam hidup kita. 
Al quran adalah inti sari dan pedoman HIDUP, bukan mantra yang baru dibaca jika ada keinginan duniawi, bukan dalil-dali untuk merasa paling benar, tapi gagal sebagai manusia yang manusiawi
#tafakur

*Foto Bunga di Istana Dalat, Vietnam, Sarmus Photography 

Let it go - Menanggapi fenomena pelakor

Entah karena ada medsos atau memang angka perselingkuhan makin tinggi, kenapa akhir2 ini makin banyak perselingkuhan. Entah karena per...